Kamis, 28 Januari 2010

Bank Syariah Belum Terpengaruh ACFTA


Jakarta, (25/01). Meski ACFTA (ASEAN - Cina Free Trade Agreement) diprediksi akan berpengaruh pada pelaku bisnis termasuk perbankan, tapi bagi pelaku bank syariah menganggap tak begitu terpengaruh dan bahkan mereka menganggap terlalu dini melihat ACFTA berpengaruh besar bagi bank syariah. Demikian statemen yang diungkapkan oleh Direktur Bank Muamalat Indonesia , Farouk Alwayni pada KBES di Jakarta.
Lebih jauh Farouk mengungkapkan, bahwa bank syariah selama ini dalam penyaluran pembiayaannya pada sektor riil dan pelaku UMKM mendapatkan perioritas dalam pembiayaan tersebut. Memang diakuinya dampak ACFTA akan berpengaruh besar pada pelaku UMKM, tapi bank syariah belum mengetahui dampak tersebut pada tingkat kemacetan pelaku UMKM dalam pembayaran pembiayaan.

”Tapi—kita sudah mempersiapkan hal tersebut jika ada dampak yang besar bagi bank syariah,”ujarnya.

Sementara pakar ekonomi syariah, Adiwarman A Karim saat ditemui mengatakan,masalah dampak atau bukan bagi bank syariah, itu bisa dilihat dalam tiga bulan atau satu semester. Tapi sejauh bank syariah itu berhati-hati dalam menyalurkan pembiayaan dampak itu tak akan muncul.

”Kita tunggu saja perkembangannya nanti,”ujarnya. (Agus Y http://www.pkesinteraktif.com/)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar