Jumat, 12 Maret 2010

Bank Victoria Syariah Resmi Kantongi Izin Operasi

JAKARTA--Bank Victoria Syariah akan mulai beroperasi pada 1 April 2010. Bank tersebut menjadi bank syariah pertama pada 2010 yang memperoleh izin operasional dari BI.

Direktur Utama Bank Victoria Syariah, Sari Wijayanti mengatakan izin operasional BI telah keluar pada 10 Februari lalu. "Setelah izin operasional keluar kita punya waktu hingga dua bulan. Direncanakan kita akan mulai beroperasi pada 1 April 2010," kata Sari. Di tahap awal Bank Victoria Syariah memiliki modal Rp 110 miliar.

Sari menuturkan bisnis Bank Victoria Syariah akan difokuskan ke ritel usaha kecil dan menengah. Di awal operasinya Bank Victoria Syariah memiliki delapan kantor, yaitu enam kantor cabang dan dua kantor cabang pembantu. Kantor tersebut diantaranya berlokasi di Denpasar, Jakarta, Tegal, Cirebon, Bandung, Bekasi.

"Di tahun ini kita juga akan menambah jaringan 10 kantor cabang pembantu di Jakarta. Targetnya di semester dua, sekitar triwulan ketiga," ujar Sari.

Untuk penghimpunan dana, lanjutnya, Bank Victoria Syariah akan fokus ke ritel. Di tahun pertamanya Bank Victoria Syariah menargetkan aset Rp 350 miliar, pembiayaan Rp 185 miliar dan dana pihak ketiga Rp 150 miliar.

 Saat ini Bank Victoria Syariah memiliki aset sekitar Rp 200 miliar. Bank hasil konversi Bank Swaguna ini juga masih memiliki rasio pembiayaan terhadap dana pihak ketiga sebesar 45 persen. Dengan hadirnya Bank Victoria Syariah di industri perbankan syariah Indonesia, maka kini Indonesia memiliki tujuh bank umum syariah.

 Setelah Bank Victoria Syariah mendapat izin operasional dari BI, kini tinggal tiga bank yang masih antri mendapatkan izin tersebut di BI, yaitu BNI Syariah, Bank Jabar Banten Syariah dan BCA Syariah. (gie)



Tidak ada komentar:

Posting Komentar