Rabu, 12 Mei 2010

Bank Syariah Minim Pembiayaan Pertanian

Bogor, (11/05). Meski dalam sistem operasional perbankan syariah banyak skim-skim syariah yang ditawarkan, tapi untuk pembiayaan pertanian dan perikanan masih sedikit yang dibiayai oleh bank syariah. Sebagian besar, bank syariah memberikan pembiayaannya  untuk sektor perdagangan dan jasa. 

Direktur Bank Syariah Mandiri (BSM), Hanawijaya dalam acara seminar ekonomi syariah beberapa hari yang lalu di kampus IPB Bogor, mengatakan, bahwa sektor UMKM pertanian dan peternakan memang potensial tapi dilihat dari risiko buat perbankan sangat tinggi. Hal ini disebabkan dalam kemampuan pembayaran petani yang tak bisa seperti pedagang yang tiap bulannya bisa mengangsur. Apalagi di pertanian jarak panenya sangat lama antara 4 hingga 8 bulan. 

”Sementara tiap bulan bank harus memberikan keuntungan bagi hasil bagi para nasabah, inilah sulitnya di UMKM Pertanian dan peternakan ketika meminta pengajuan pembiayaan,”ujarnya. 

Meski demikian, Hanawijaya tak menutup kemungkinan bank syariah tak mau memberikan pembiayaan pada petani dan nelayan, asalkan ada kebikajan pemerintah terkait dengan pemberian insentif bagi pembiayaan petani dan nelayan. 

”Dengan demikian risiko-risiko pembiayaan pada produk pertanian dan perikanan bisa ditekan,”katanya. (Agus Y www.pkesinteraktif.com)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar