Jumat, 08 Oktober 2010

Kajian Intermediet 07-10-2010

Bertemakan Zakat dan Pengentasan Kemiskinan, kajian perdana Progres TAZKIA diadakan di kampus barunya. Dibawakan langsung oleh wakil ketua Putra Satria, kajian perdana ini dihadiri kurang lebih 30 progresholic.

"Kemiskinan yang diberitakan di media massa merupakan wacana kemiskinan secara politik, melainkan bila kita berpegangan dengan standar menurut World Bank kemiskinan di Indonesia bisa mencapai 60%. Hal ini menunjukkan begitu tidak meratanya tingkat pendapatan di Indonesia ini. Hanya bergerak pada segelintir orang saja."

Dimulai dengan menjelaskan fakta dan realita yang ada di negeri Indonesia tercinta ini, membuka mata para anggota yang hadir mengenai betapa terburuknya kondisi bangsa ini. Indonesia yang memiliki sumber daya alam yang berlimpah ruah, ternyata mayoritas kekayaan hanya dikuasai oleh sebagian kecil orang saja.

Menurut pemateri, perlu adanya realisasi badan khusus perzakatan di Indonesia sebagai wadah yang mengkordinasi seluruh lembaga amil zakat maupun badan amil zakat, selain itu undang-undang mengenai aturan perzakatan juga perlu segera diselesaikan. Tidak hanya menjadi sebuah wacana.

Setelah penjelasan, dilanjutkan pada sesi tanggapan dan pertanyaan. Antusiasisme yang hadir memberikan kesan bahwa akan muncul bibit-bibit baru yang akan meneruskan perjuangan kakak-kakaknya. Karena sanggahan maupun pertanyaan yang dilontarkan ternyata sangat kritis. 

Diharapkan di kajian berikutnya yang datang akan lebih banyak lagi, dengan materi dan pemateri yang lebih mantap lagi. Demi dakwah Ekonomi Islam yang merupakan solusi perekomian bagi bangsa ini, bukan sekedar alternatif saja.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar