Kamis, 27 Januari 2011

Indonesia Negara Ke-4 Pengeskspor Terbaik ASEAN

Jakarta, (19/1). Indonesia mengalami peningkatan yang cukup baik dalam ranking Negara dengan pertumbuhan ekonomi di tahun 2010. Saat itu Indonesia berada  di peringkat 18 dunia dengan tingkat pertumbuhan ekonomi yang cukup baik. Bahkan di awal Januari 2011 Indonesia berada di ranking 16, 2 tingkat lebih baik dari akhir Desember tahun lalu. Selain itu Indonesia berada di peringkat ke-30 dunia dan ke-4 dalam ASEAN sebagai Negara ekspor terbaik

Namun menurut Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah (MES), Muliaman D  Hadad, Indonesia berada di ranking  ke-121 dunia dari segi Negara yang memberikan kemudahan dalam mendirikan usaha. Ia menegaskan  mendirikan usaha cukup sulit, termasuk perizinan usaha ekspor luar negeri. Salah satu kendala bagi para eksportir Indonesia adalah kendala pembiayaan.

Pembiayaan yang sulit didapat serta sulitnya perizinan dan birokrasi di Indonesia menyebabkan lemahnya daya ekspor Indonesia. “Indonesia seharusnya mampu menjadi Negara ekspor terbesar jika melihat pada potensi SDA dan SDM Indonesia saat ini. padahal net ekspor adalah salah satu faktor yang mempengaruhi  terciptanya economic national growth,”ujarnya saat menyampaikan pandangannya terkait pengembangan pembiayaan ekspor di Jakarta.

Sementara, Dr. Muhammad Syafii Antonio, M.Ec berbicara mengenai Islamic Trade Finance & Percepatan Pembangunan Bangsa: Peluang dan Tantangan. Dijelaskan bahwa national growth akan sangat dipengaruhi oleh 4 faktor, yaitu APBN, biaya rumah tangga, investasi dan net ekspor. Islamic Trade Finance dengan produk dan jasa yang ditawarkan berupa tamwil (pembiayaan), ta'min (asuransi), kafalah (penjaminan) dan khidmah sebagai produk dan jasa unggulan dalam menumbuhkan semangat dan gairah ekspor di Indonesia dan solusi khususnya dalam masalah pembiayaan.

Pembiayaan dengan sistem syariah diyakini memberikan alternatif serta kemudahan-kemudahan bagi eksportir dalam mengembangkan usaha dan kegiatan ekspor Indonesia khususnya di bidang industri UMKM yang bergerak pada sektor riil. Kemudahan akses pembiayaan juga diyakini dengan pembiayaan ekspor syariah dan diyakini berakibat pada peningkatan ekspor Indonesia dan pertumbuhan ekonomi nasional.

Selain itu, tantangan terbesar adalah pelaku usaha belum mengerti ekspor syariah, akses ekonomi dan akses pasar, melahirkan wirausaha-wirausaha muslim berbasis usaha ekspor disaat Negara lain yang semakin ekspansif dalam dunia ekspor.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar