Rabu, 12 Januari 2011

MES Adakan Seminar Pembiayaan Ekspor Syariah

ilustrasi 101014155605 MES Adakan Seminar Pembiayaan Ekspor SyariahSejak diberlakukannya ACFTA (ASEAN-China Free Trade Agreement), ekspor nonmigas Indonesia memang mengalami peningkatan 48,3% (per Februari 2010). Namun, peningkatan itu tidak sebanding dengan impor China ke dalam negeri, Indonesia malah defisit $2,11 milyar. Belum lagi merosotnya sektor UKM yang diyakini merupakan dampak dari membanjirnya produk dari China. Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) memberikan alternatif solusi lewat pembiayaan ekspor syariah dan mengetengahkan tema ini dalam seminar yang diadakan pada Rabu (12/1) di Graha Niaga, Sudirman, Jakarta.

Pembiayaan ekspor syariah untuk industri UKM diharapkan dapat menjadi alternatif dalam mengembangkan kapasitas industri yang berorientasi ekspor. Sebagai catatan, sektor UKM cukup berpengaruh dalam peningkatan nilai ekspor Indonesia, apalagi jika didukung berbagai kemudahan yang meliputi insentif pajak, penyediaan bahan baku, subsidi energi, dan insentif ekspor.
Hadir sebagai pembicara dalam seminar ini adalah Aries Mufti (Ketua Dewan Pakar MES), Muhammad Syafi’i Antonio (Ketua STEI TAZKIA), dan Sandiaga S. Uno (Pelaku Usaha). Seminar ini bertujuan memberikan pemahaman menyeluruh tentang pembiayaan ekspor syariah, baik dari sisi konsep, akad, hingga potensi pembiayaan ekspor bagi para eksportir.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar