Jumat, 21 Oktober 2011

Investasi Emas Mengakibatkan Bubble Economi ???


Kajian Progres minggu ini mengadakan Diskusi Terbuka yang bertemakan : Investasi Emas mengakibatkan bubble economy..???  Kajian ini melanjutkan tema kajian minggu lalu yang bertemakan : Investasi Emas, Akankah Menyebabkan Bubble Economy  yang dipresentasikan oleh Rizal Razib Abdillah.


Kajian ini diawali dengan diputarnya sebuah video profil seorang ekonom syariah Indonesia, Dr. Muhammad Syafi’i Antonio. Video ini memperlihatkan sepak terjang beliau dalam perkembangan ekonomi syariah di Indonesia dan torehan prestasi-prestasi yang telah beliau raih di kancah Internasional. Lalu video selanjutnya membahas Europe Crisis. Adapun penyebab krisis di Uni Eropa adalah lonjakan utang beberapa negara anggota yang sudah terlalu tinggi dan mendekati gagal bayar. Negara-negara itu adalah Yunani (dengan rasio utang terhadap Produk Domestik Bruto 130 persen), lalu Portugal dan Spanyol yang masing-masing 100 persen.  Para penerima nobel pun sama sekali tidak mempunyai ide untuk mengatasi krisis eropa ini!


Lalu apa hubungan antara kedua video tersebut?
Penyebab utama krisis adalah kepincangan sektor moneter (keuangan) dan sektor riil. Sektor keuangan berkembang cepat melepaskan dan meninggalkan jauh sektor riil. Dimana dalam sistem ekonomi kapitalisme neo liberal, tidak mengaitkan sama sekali antara sektor moneter dengan sektor riil. Namun, apabila ekonomi syariah benar-benar diimplementasikan dengan baik, maka beberapa masalah krusial perekonomian bisa diantisipasi sehingga tidak menimbulkan krisis ekonomi maupun finansial sebagaimana yang saat ini tengah terjadi.
(video pembuka yang cukup membuat semangat untuk terus berjuang sbagai ekonom rabbani ^^)


Barulah masuk ke Diskusi Terbuka. Diskusi ini diawali dengan tanya jawab seputar definisi Bubble Economy, investasi emas, dan mengingat-mengingat kembali materi kajian minggu lalu.
Dewasa ini, banyak orang yang melakukan gadai emas bahkan sampai berkebun emas. Bank-bank syariah kini mempunyai produk jasa yaitu gadai emas. Orang-orang membeli emas lalu menggadaikan emasnya pada bank syariah dan memperoleh uang seilai 60%-80% dari harga emas.


Lalu bagaimana dengan bubble economy? Bubble economy merupakan pergerakan perekonomian yang semu. Singkatnya, pendapatan nasional besar tetapi sebenarnya faktor X yang meneyebabkan pendapatan nasional meningkat bukan dikarenakan sektor riil yang maju. Faktor X tersebut hanya berkembang di sektor moneter saja tanpa ada imbasnya pada sektor riil.


Jadi apakah gadai emas dapat dapat menyebabkan bubble economy?  Ada dua kemungkinan yang terjadi, ya dan tidak.
Bubble economy tidak akan terjadi jika ketika seseorang menggadaikan emasnya, kemudian dia membuat usaha dan menjalankan produksinya itu. Mengapa? Karena telah jelaslah, dia menjalankan fungsinya di sektor riil.
Sedangakn bubble economy dapat terjadi jika ketika seseorang membeli emas lalu dengan uang yang diperoleh dia membeli emas lagi lalu menggadaikannnya lagi ke bank, dan hal itu dilakukannya berulang-ulang. Dia hanya menguntungkan dirinya saja, begitu harga emas anjlok dia tidak mau membayar emas yang digadaikannya.  Jadi uang diperolehnya hanya berputar di sektor moneter saja tanpa ada imbasnya pada sektor riil.


Maka dapat disimpulkan semua dapat terjadi, baik gadai emas menyebabkan bubble economy ataupun tidak dipengaruhi oleh kebijakan investor tersebut.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar